Angin Semilir

Ditemani rindu kulalui jalan setapak ini
Mengenangmu dikeheningan malam
Angin semilir menggelayuti jutaan kenangan tentang kamu
Kutorehkan kembali tinta ini

Hembusan nafas ini menuliskan segala tentang kamu
Yang melalui hari dengan tangan terkepal
Wajah menengadah ke langit
Menembus batas-batas sadarku akan adanya dirimu

Lembayung senja baru saja berlalu
Riuh redam remukkan jiwaku yang kelu
Sorak-sorai bocah bermain bola menghentakkan lamunanku
Hening kulalui tanpa bayangmu disisi

Menepiku dari hiruk pikuk kurusetra
Tak ada lagi yang tersisa selain nurani yang terjaga
Dari kelamnya dunia fana
Kutepikan asa, kupinggirkan durjana, kubungkam jumawa

Komentar

Postingan Populer